PROFIL TIM ARTISTIK JAKARTA BIENNALE 2017

Melati Suryodarmo (Direktur Artistik)

Melati Suryodarmo adalah seniman kelahiran Indonesia yang tinggal dan bekerja sejak 1994 di Jerman. Lulus dari Universitas Padjadjaran Bandung di jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan kemudian Hochschule für Bildende Künste Braunschweig, Jerman, dia adalah mahasiswa Marina Abramovic dan menyelesaikan pascasarjananya (meisterschule) dengan fokus dalam bidang performance art dan Raum Konzept.

Karya-karya Melati telah ditampilkan dalam berbagai festival dan pameran internasional sejak tahun 1996, termasuk 50th Venice Biennale 2003, Marking the territory, IMMA Dublin, dll. Pada 2005, Melati Suryodarmo tampil di Van Gogh Museum Amsterdam, bersamaan dengan pameran Life of Egon Schiele pada 2005; Videobrasil Sao Paolo (2005), 52nd Venice Biennale Dance Festival (2007), KIASMA Helsinki (2007), Manifesta7, di Bolzano, Italy (2008), dan In Transit festival, HKW Berlin (2009), Luminato festival of the arts, Toronto, 2012.

Untuk Padepokan Lemah Putih Solo Indonesia, dia menyelenggarakan acara tahunan Performance Art Laboratory Project dan “Undisclosed Territory” performance art event di Solo, Indonesia, sejak 2007.

Annissa Gultom

Annissa Gultom memulai fokusnya dalam bidang kuratorial selama mengikuti program kesarjanaan dalam bidang arkeologi. Dia kemudian mendapatkan gelar Master di Museum Communication at the University of the Arts, Philadelphia, AS. Selama bertahun-tahun ia telah terlibat dalam proyek-proyek penelitian di museum dan penelitian non-profit dengan subyek pameran, pengembangan, komunikasi, pemrograman pendidikan, dan juga menyusun perencanaan beberapa museum baru di Indonesia.

Saat ini, ia terus mengupayakan strategi komunikasi yang inovatif bagi kebudayaan lembaga-lembaga kebudayaan untuk audiens Indonesia dan yang lebih luas. Bersama beberapa rekannya ia saat ini mengelola 3bhuana Museum Komunika, lembaga pertama di Indonesia yang melakukan penelitian, pengembangan dan pendampingan untuk museum.

Hendro Wiyanto

Hendro Wiyanto adalah penulis seni rupa dan seorang kurator freelance. Ia telah menulis mengenai karya-karya seniman kontemporer Indonesia, seperti Alit Sembodo, FX Harsono, Heri Dono, Jogja Agro-pop, Melati Suryodarmo, Ugo Untoro, ruangrupa, S. Teddy D, dan lain-lain. Ia menetap di Jakarta.

Philippe Pirotte

Philippe Pirotte adalah sejarawan seni, kritikus, dan kurator berbagai pameran internasional. Saat ini ia menjabat sebagai direktur di Städelschule di Frankfurt am Main, Jerman. Ia belajar Sejarah Seni di Universitas Ghent. Pada 1999 ia ikut mendirikan objectif_exhibitions art center di Antwerpen. Dari 2005 hingga 2011, dia adalah Direktur Kunsthalle Bern. Sejak 2004, Pirotte telah memegang posisi Senior Advisor dari Rijksakademie for Visual Arts di Amsterdam. Pada Juli 2012, ia menjadi Adjunct Senior Curator di UC Berkeley Art Museum dan Pacific Film Archive. Di samping itu saat ini ia menjabat sebagai penasehat direktur program untuk Sifang Art Museum di Nanjing.

Vít Havránek

Vít Havránek adalah seorang kurator dan organiser seni asal Praha, Republik Ceko. Ia juga menjabat sebagai direktur pada inisiatif seni rupa kontemporer bernama tranzit (www.tranzit.org). tranzit.cz, sebuah platform produksi, ruang pameran (tranzitdisplay), platform pewacanaan dan penerbitan.

Sejak 2007, tranzitdisplay menjadi tempat pameran tunggal banyak seniman, di antaranya Eric Beltrán, Eija Lisa Ahtilla, Jan Mancuska, Sung Hwan Kim, Apichatpong Weerasethakul, Babi Badalov, Luis Camnitzer, Haroun Farocki, Carla Filipe, Ruti Sela, Loulou Chérinet, Július Koller, Emily Roysd, Chto Delat, Raqs Media Collective, Trinh T. Minh-Ha dan lainnya. Vít Havránek bersama dengan Zbynek Baladran (display) berperan sebagai co-director untuk ruang pamer dari 2007-2015.

Selain itu, ia mengkuratori pameran-pameran seperti Ján Mancuska First Retrospective (City Gallery Prague, Muzeum Sztuki Lodz and MG v Brne, 2015 dan VOX Montréal, 2017); Report on the Construction of a Spaceship (New Museum HUB, New York, 2014); Adaptation (Steirischer Herbst, Graz, 2012); Manifesta 8 (Spain, 2011); Monument to Transformation (Centro Montehermoso, Spain, 2010; City Gallery Prague, 2009; tranzit workshops, Bratislava, 2008, other); tranzit – Auditorium, Stage, Backstage (Frankfurter Kunstverein, 2006). I (Secession Wien, 2006); Jiri Kovanda (Brno, 2004); Otto Piene (City Gallery Prague, 2002); action, word, movement, space (City Gallery Prague, 1999); dan lain-lain.