Ximena Cuevas

Ximena Cuevas

Ximena Cuevas

Lahir pada 1963 di Meksiko.

 

 

Ximena Cuevas adalah seniman film dan video yang mengamati masyarakat kontemporer di kampung halamannya, Kota Meksiko, dengan pandangan pahit-manis dan penuh gairah. Karya-karya Ximena terutama dikenal karena ironinya dalam menguak mitos-mitos tentang “keluarga kelas menengah khas Meksiko”, adat sosialnya, dan harapan normatifnya berkaitan dengan hubungan heteronormatif dan konsep kecantikan. Video karya Ximena membongkar kemunafikan dan “separuh kebohongan” – begitu ia menyebutnya – mengenai imajinasi kolektif orang Meksiko, melalui parodi penggambaran tradisional mereka dalam budaya populer. “[Karya fotografi Ximena] ekspresif dan inventif, gaya suntingannya lincah lagi berani, dan selera musiknya sempurna. Baik ketika pokok permasalahannya percintaan lesbian ataupun kebanggaan kejantanan heteroseksual, ini panduan yang belum ada tandingannya,” tutur kritikus B. Ruby Rich pada 1998.

Sejak usia tiga belas tahun, selama periode dua tahun Ximena terbiasa menonton sekitar empat film dalam satu hari. Ketika menginjak usia enam belas tahun, ia membesut film-film lama di Cineteca Nacional di Kota Meksiko. Dua tahun kemudian ia bekerja sebagai asisten seni dalam proyek Missing yang digagas oleh sineas Costa Gavras. Akhirnya, Ximena belajar perfilman di New School for Social Research dan Columbia University di Kota New York. Pada 1980-an, Ximena menjalani aneka rupa pekerjaan, mulai dari pengawas naskah hingga asisten sutradara, dari penata gambar hingga pemain figuran, untuk lebih dari dua puluh film, termasuk Under the Volcano oleh John Huston (pengawas naskah dan asisten produksi), The Falcon and the Snowman oleh John Schlesinger (asisten penata gambar dan figuran), Mentiras Piadosas oleh Arturo Ripstein, dan Encuentro Inesperado oleh Jaime Humberto Hermosillo (asisten sutradara). Setelah membeli sebuah kamera video film 8mm pada 1991, Ximena mulai fokus pada karyanya sendiri. Ia mulai terobsesi dengan hal-hal kecil yang terjadi sehari-hari.

Cuplikan-cuplikan video kanal-tunggal karya Ximena membahas lapisan kebohongan dan kontradiksi yang menyelubungi representasi realitas sehari-hari. Secara sistematis, Ximena menyelidiki khayalan-khayalan identitas nasional, kolonisasi imajinasi massa, dan hal-hal yang dianggap tabu dalam hubungan gender. Melalui itu semua, ia mendefinisikan ulang makna film dokumenter dengan humor.

Untuk Jakarta Biennale 2017, Ximena membuat montase baru yang merupakan gabungan dari found footage (rekaman yang hilang dan ditemukan ulang) dan gambar-gambar karyanya sendiri; menyeberangi realitas menuju fiksi dan kembali lagi, sementara pada saat yang sama menyajikan semacam foto-diri yang melodramatis. Dalam sebuah montase yang terlihat begitu hidup – sebagian besar berkat sumbangan iringan musik – Ximena menguak keahlian beragam jenis “pemain” yang ditampilkan dalam citra termediasi: dirinya sendiri, para aktor telenovela, atau orang biasa dari segala jenis latar belakang, yang dipanggungkan dalam genre paling beragam yang pernah ada dalam dunia hiburan televisi.